Realisasi APBD Baru 43 Persen, Sekda Kabupaten Bekasi Minta Perangkat Daerah Gaspol

SIARANBEKASI.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi diminta mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah masuk dalam APBD 2026. Langkah tersebut diperlukan untuk mengejar target penyerapan anggaran hingga akhir tahun.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan hal itu saat memimpin apel pagi aparatur sipil negara (ASN) di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (7/9/2026).

Endin mengatakan, berdasarkan evaluasi hingga 31 Agustus 2026, tingkat realisasi APBD Kabupaten Bekasi baru mencapai 43 persen. Angka tersebut dinilai masih rendah karena pelaksanaan anggaran telah memasuki triwulan ketiga.

BACA JUGA :  Kondisi Terkini Pria Paruh Baya yang Jadi Korban Begal Sadis di Tamansari Setu

“Untuk serapan anggaran sampai dengan 31 Agustus ini memasuki triwulan ketiga, mestinya kita sudah sampai 60 persen. Namun sampai dengan saat ini baru 43 persen,” kata Endin.

Dia meminta seluruh perangkat daerah segera mengambil langkah percepatan, terutama untuk program yang berkaitan dengan pembangunan fisik serta pelayanan publik.

Berdasarkan kelompok pagu anggaran, perangkat daerah dengan anggaran lebih dari Rp300 miliar mencatat realisasi sekitar 4-55 persen. Sementara perangkat daerah dengan pagu antara Rp100 miliar hingga Rp300 miliar berada di rentang 18-52 persen.

BACA JUGA :  Organisasi Pers Bekasi Raya Bersatu Sukseskan HPN 2025

Adapun perangkat daerah yang memiliki anggaran kurang dari Rp100 miliar mencatat realisasi sekitar 28-57 persen. Sedangkan tingkat penyerapan anggaran di perangkat kecamatan berada pada kisaran 40-57 persen.

Endin menegaskan, percepatan penyerapan tidak berarti mengabaikan aturan. Setiap perangkat daerah tetap harus menjalankan proses pengelolaan anggaran sesuai ketentuan serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

BACA JUGA :  Pemdes Ciledug Bersama PSM dan Puskesos Setu Evakuasi Wanita Diduga ODGJ

“Untuk itu saya mengharapkan kepada seluruh perangkat daerah agar segera mempercepat kegiatannya,” ujarnya.

Menurut Endin, pelaksanaan APBD secara optimal menjadi salah satu faktor penting agar program pemerintah dapat berjalan sesuai jadwal dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Dia berharap percepatan kegiatan di seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan kinerja pelaksanaan program sekaligus membantu mencapai target pembangunan Kabupaten Bekasi pada 2026.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *