Bunda Literasi Kota Bekasi Dukung Kreativitas Pelajar Lewat Cerpen

SIARANBEKASI.com – Bunda Literasi Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menghadiri Grand Final Lomba Menulis Cerpen Tingkat SMP/MTs Kota Bekasi 2026 yang digelar Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi.

Ajang tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Selain mendorong kebiasaan membaca dan menulis, lomba ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan imajinasi, kreativitas, serta kemampuan menyampaikan gagasan melalui karya sastra.

Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia mengangkat tema “Gen Z 5.0: Kreatif Digital, Bijak Berliterasi”. Tema tersebut dinilai sesuai dengan kehidupan generasi muda yang semakin dekat dengan perkembangan teknologi dan ruang digital.

Melalui tema itu, peserta tidak hanya ditantang menghasilkan cerita yang menarik, tetapi juga diharapkan mampu menyampaikan pesan mengenai penggunaan teknologi dan media digital secara cerdas serta bertanggung jawab.

BACA JUGA :  29 Desa Terdampak Kekeringan, BPBD Kabupaten Bekasi Distribusikan 246.000 Liter Air Bersih

Rangkaian perlombaan diikuti oleh 73 sekolah SMP/MTs di Kota Bekasi. Dari proses seleksi yang dilakukan, sebanyak 15 peserta dari enam sekolah berhasil melaju ke babak Grand Final.

Menariknya, kompetisi tersebut tidak berhenti pada penentuan pemenang. Cerpen karya para finalis terpilih rencananya akan dihimpun dan diterbitkan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi dalam sebuah buku bertema “Gen Z 5.0: Kreatif Digital, Bijak Berliterasi”.

Penerbitan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kreativitas pelajar sekaligus upaya mendokumentasikan karya generasi muda Kota Bekasi agar dapat menjadi bagian dari perkembangan ekosistem literasi daerah.

BACA JUGA :  KPU Kabupaten Bekasi Ajak Ormas Edukasi Tahapan Pilkada 2024

Dalam Grand Final, Wiwiek juga terlibat sebagai salah satu juri. Bersama dewan juri lainnya, ia menilai karya peserta berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya kesesuaian dengan tema, orisinalitas ide, kreativitas, alur cerita, penggunaan bahasa, serta pesan yang disampaikan.

Wiwiek memberikan apresiasi kepada seluruh pelajar yang telah berani menuangkan gagasan mereka dalam bentuk tulisan.

Menurutnya, kemampuan literasi tidak sebatas aktivitas membaca dan menulis. Literasi juga berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam memahami informasi, berpikir kritis, kemudian mengolahnya menjadi gagasan yang kreatif dan bermanfaat.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan dikembangkan sehingga semakin banyak pelajar di Kota Bekasi yang tertarik menulis serta memiliki kepercayaan diri untuk menghasilkan karya.

BACA JUGA :  Kapolres Metro Bekasi Kota Berganti, Tri Adhianto Tekankan Penguatan Sinergi

Apresiasi juga disampaikan kepada para guru, sekolah, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bekasi yang telah berperan dalam mendukung pelaksanaan lomba.

Grand Final lomba cerpen ini diharapkan tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengasah potensi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.

Melalui penguatan kegiatan literasi, Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong terbentuknya generasi muda yang kreatif, produktif, kritis, sekaligus mampu menggunakan teknologi dan informasi digital secara bijak.

Kalau diinginkan, saya juga bisa membuat versi lebih “news style” seperti Detik/Kompas, lengkap dengan lead yang lebih tajam dan judul yang lebih click-worthy.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *