Flying Fox BPBD Kota Bekasi Resmi Dibuka

SIARANBEKASI.com – Edukasi kebencanaan di Kota Bekasi kini dikemas dengan cara yang lebih interaktif. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi menghadirkan wahana flying fox di kawasan Danau Pemerintah Kota Bekasi yang diresmikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (14/8/2026).

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya BPBD untuk memberikan pengalaman edukasi yang lebih menarik, terutama bagi kalangan pelajar. Selain memperoleh pengetahuan tentang mitigasi dan penanganan bencana, para siswa yang berkunjung juga dapat mengikuti berbagai aktivitas yang bersifat edukatif sekaligus rekreatif.

Selama ini, program kunjungan ke BPBD telah dilengkapi dengan sejumlah kegiatan, seperti simulasi gempa, pengenalan fasilitas penanganan bencana, kunjungan ke area kebun binatang edukasi, hingga pengalaman menaiki perahu karet di kawasan danau.

BACA JUGA :  Jadwal SIM Keliling Polres Metro Bekasi 29 September - 04 Oktober 2025

Dengan hadirnya flying fox, pilihan aktivitas bagi peserta kunjungan menjadi semakin beragam. Anak-anak dapat belajar mengenai kebencanaan melalui suasana yang lebih santai dan menyenangkan sehingga materi keselamatan diharapkan lebih mudah diterima.

Tri Adhianto menyambut positif inovasi yang dilakukan BPBD Kota Bekasi. Ia menilai pendekatan edukasi kebencanaan perlu terus dikembangkan agar semakin dekat dengan karakter dan kebutuhan anak-anak.

“Saya mengapresiasi BPBD yang terus membuat inovasi. Edukasi kebencanaan tidak harus selalu disampaikan dengan cara yang serius, tetapi bisa dikemas melalui kegiatan yang menyenangkan seperti flying fox sehingga anak-anak lebih tertarik untuk belajar,” ujar Tri.

BACA JUGA :  Wakil Wali Kota Bekasi Resmi Buka Kualifikasi Porprov Jabar Cabor Para Motor

Dalam peresmian tersebut, Tri juga menjajal langsung wahana flying fox. Aksi itu menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan fasilitas edukasi kebencanaan yang disediakan BPBD Kota Bekasi.

Menurut Tri, BPBD diharapkan tidak hanya dikenal sebagai lembaga yang berperan ketika bencana terjadi. Lebih dari itu, BPBD dapat menjadi ruang pembelajaran yang menarik sehingga masyarakat, khususnya anak-anak, dapat memahami pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.

“Kita ingin BPBD menjadi tempat yang bukan hanya memberikan pengetahuan ketika terjadi bencana, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang menarik bagi anak-anak. Dengan datang ke sini, mereka bisa bermain, belajar, sekaligus memahami bagaimana menjaga keselamatan diri dan lingkungan,” katanya.

BACA JUGA :  KONI Kota Bekasi Teken MoU dengan Primaya Hospital Bekasi Timur

Pengembangan fasilitas edukasi tersebut diharapkan turut mendorong semakin banyak sekolah melakukan kunjungan ke BPBD Kota Bekasi. Para siswa dapat mengenal tugas BPBD sekaligus memahami upaya pencegahan dan penanganan bencana melalui pengalaman secara langsung.

Dengan menggabungkan pembelajaran dan aktivitas rekreatif, BPBD Kota Bekasi berupaya menanamkan kesadaran kebencanaan sejak usia dini. Harapannya, generasi muda tidak hanya memahami tindakan yang perlu dilakukan saat bencana terjadi, tetapi juga memiliki sikap tanggap, siap menghadapi risiko, dan peduli terhadap keselamatan bersama.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *