Isu Tawuran Saat Banjir di Graha Prima Tambun Selatan Dipastikan Tidak Benar

SIARANBEKASI.com – Isu dugaan tawuran yang beredar di media sosial di tengah banjir di Perumahan Graha Prima, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dipastikan tidak benar. Klarifikasi disampaikan oleh Sekretaris RW, warga setempat, serta unsur keamanan, yakni Bhabinkamtibmas dan Babinsa, pada Sabtu (24/1).

Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Totok, menegaskan bahwa hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan tidak adanya aksi tawuran sebagaimana yang diinformasikan. Klarifikasi tersebut diperoleh setelah berkoordinasi dengan Sekretaris RW dan warga sekitar.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung di lokasi bersama Sekretaris RW dan warga. Tidak ditemukan adanya niat ataupun rencana tawuran. Kejadian tersebut bermula dari sejumlah remaja yang bermain air di tengah genangan banjir,” ujar Aipda Totok, Senin (26/01/2026).

BACA JUGA :  Final Turnamen Sepak Bola Den Sakti Cup IV 2025 Berlangsung Meriah dan Kondusif

Ia menjelaskan bahwa aktivitas para remaja tersebut menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga yang sedang terdampak banjir. Warga kemudian menegur dan membubarkan mereka agar situasi tetap kondusif.

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris RW setempat, Hasan. Ia menegaskan bahwa warga hanya berupaya menjaga ketertiban lingkungan.

“Kami memastikan bahwa kejadian itu bukan tawuran. Warga menegur karena aktivitas mereka cukup mengganggu, terlebih saat kondisi lingkungan sedang dilanda banjir,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Bekasi Serukan Gotong Royong Bantu Warga Terdampak Banjir

Keterangan serupa disampaikan oleh warga sekitar, termasuk Madur, seorang pedagang sate yang berada di lokasi kejadian.

“Awalnya mereka hanya bermain air. Karena berisik dan mengganggu, warga menegur. Memang sempat terjadi kegaduhan kecil, tetapi tidak sampai terjadi perkelahian atau tawuran,” ujarnya.

Akibat teguran tersebut, sempat terjadi keributan singkat. Namun situasi segera dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi bentrokan.

Bhabinkamtibmas mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia juga mengajak para remaja untuk lebih bijak dalam beraktivitas, terutama di tengah kondisi bencana banjir.

BACA JUGA :  Korban Kebakaran di Desa Waluya Cikut Dapat Bantuan Rp40 Juta Dari Pemerintah

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat serta situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Perumahan Graha Prima, Tambun Selatan, tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan 110, WhatsApp CLBK (Curhat Langsung Bunda Kapolres) di nomor 0813-8399-0086, serta layanan pengaduan 24 jam di 0811-1939-110.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *