Peringati Hari Udara Bersih & Hari Ozon Internasional 2026, Bridon-Bekaert The Ropes Group Tanam Mangrove di Muara Gembong

SIARANBEKASI.com – PT Bridon-Bekaert The Ropes Group menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat pesisir melalui aksi penanaman mangrove di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Udara Bersih dan Hari Ozon Internasional 2026. Aksi lingkungan ini difasilitasi Yayasan Ahli Salam Semesta dengan melibatkan sejumlah mitra, di antaranya IPHRD Kabupaten Bekasi, CIDES Indonesia, ICMI Orda Kabupaten Bekasi, serta masyarakat setempat.

Selain menanam mangrove, PT Bridon-Bekaert The Ropes Group turut menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa jaket pelampung atau life jacket. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keselamatan nelayan dan pengunjung ekowisata yang beraktivitas di kawasan perairan Kampung Beting.

BACA JUGA :  Pemdes Tamansari Setu Peringati Isra Mi'raj 1446 H

Pemilihan Kampung Beting sebagai lokasi kegiatan tidak terlepas dari kondisi pesisir wilayah tersebut yang rentan terhadap abrasi dan banjir rob. Hilangnya sabuk hijau alami dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan pengikisan daratan yang berdampak terhadap infrastruktur dan ruang hidup masyarakat.

Penanaman mangrove diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan ekosistem sekaligus mitigasi dampak perubahan iklim di pesisir utara Jawa.

Secara ekologis, mangrove memiliki peran penting dalam melindungi garis pantai dengan meredam gelombang dan membantu mengurangi laju abrasi. Ekosistem mangrove juga menjadi habitat berbagai biota perairan, seperti ikan, udang, dan kepiting, yang berpotensi mendukung produktivitas nelayan.

BACA JUGA :  ICMI Orda Kabupaten Bekasi dan Disnaker Perkuat Sinergi Bidang Ketenagakerjaan

Di sisi lain, kawasan mangrove yang terjaga dapat dikembangkan sebagai ruang edukasi dan ekowisata berbasis lingkungan. Pemulihan ekosistem pesisir dengan demikian tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang bagi penguatan ekonomi masyarakat sekitar.

Perusahaan menyatakan aksi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan emisi gas rumah kaca (GRK) serta mendukung agenda mitigasi dan adaptasi perubahan iklim nasional.

“Menanam mangrove hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Yang kita tanam bukan hanya pohon, tetapi juga harapan agar ekosistem pesisir tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA :  Bekasi City Fashion Movement 2025 Kota Bekasi Resmi Dibuka

Pemberian jaket pelampung juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan aspek keselamatan berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Para pihak yang terlibat berharap kegiatan di Kampung Beting tidak berhenti pada seremoni penanaman. Pemeliharaan dan pemantauan mangrove secara berkelanjutan dinilai penting agar tanaman yang telah ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi ekosistem serta masyarakat pesisir.

Kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pemikir, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat lokal pun dinilai menjadi kunci untuk memastikan upaya pemulihan pesisir dapat berjalan secara konsisten menuju lingkungan Indonesia yang lebih lestari.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *