Plt Bupati Bekasi Pacu Serapan Anggaran di Sisa Tahun 2026

SIARANBEKASI.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep, meminta seluruh perangkat daerah mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan dan mempercepat realisasi serapan anggaran menjelang akhir Tahun Anggaran 2026. Upaya tersebut dilakukan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara maksimal.

Arahan itu disampaikan Asep saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (9/10/2026).

Dalam rapat tersebut, evaluasi difokuskan pada kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi realisasi anggaran, perkembangan fisik pekerjaan, serta capaian indikator pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Puluhan Orang di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Tenaga Kerja

Asep menekankan pentingnya evaluasi sebagai dasar untuk mengidentifikasi capaian sekaligus mendorong percepatan program yang masih perlu dituntaskan.

Menurutnya, sisa waktu tiga bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran harus dimanfaatkan secara efektif oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Ia optimistis target pembangunan masih dapat direalisasikan melalui kerja keras, koordinasi, dan komitmen bersama.

“Dalam waktu injury time ini, tiga bulan, memang harus kita kejar. Saya yakin pasti bisa mencapai target,” ujarnya, seraya memberikan motivasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah agar tetap fokus menyelesaikan pekerjaan.

BACA JUGA :  Pemkab Bekasi Tegas Tindak TPS Liar di Kebalen

Selain menyoroti realisasi anggaran dan progres pembangunan, Asep mengingatkan bahwa keberhasilan pemerintah daerah harus diukur dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menilai, kemudahan memperoleh layanan kesehatan, akses pendidikan, serta kesempatan kerja menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan. Dukungan infrastruktur juga diperlukan untuk menunjang pelayanan dan aktivitas masyarakat.

Asep berharap masyarakat yang membutuhkan pengobatan dapat memperoleh layanan kesehatan dengan mudah. Begitu pula akses pendidikan yang terjangkau serta peluang kerja yang semakin terbuka bagi warga Kabupaten Bekasi.

“Saya ingin ke depannya daerah yang berhasil itu dilihat dari tiga indikator. Ketika ada warga yang sakit, bisa berobat dengan mudah. Kedua, pendidikan, ketika masuk sekolah itu mudah. Ketiga, ketenagakerjaan, ketika warga mencari kerja juga mudah,” tuturnya.

BACA JUGA :  Plt Bupati Bekasi Dukung Buruh Tolak Outsourcing

Melalui evaluasi tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan segera menindaklanjuti hasil rapat dengan mempercepat pelaksanaan program prioritas, meningkatkan efektivitas belanja daerah, serta memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai perencanaan.

Dengan demikian, optimalisasi serapan anggaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian target administrasi, tetapi juga mampu menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *