Tiga Tahun Berturut-turut, PT Nissin Manufacturing Indonesia Bersama Mitra Tanam Mangrove di Muara Gembong

SIARANBEKASI.com – PT Nissin Manufacturing Indonesia bersama ICMI ORDA Kabupaten Bekasi, IPHRD Kabupaten Bekasi, Kelompok Kebaya, dan masyarakat sekitar kembali melaksanakan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon mangrove di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan penanaman yang difasilitasi serta didukung penuh dengan program edukasi dari Yayasan Ahli Salam Semesta ini menandai pencapaian penting karena telah sukses diselenggarakan secara konsisten selama tiga tahun berturut-turut.

Aksi penanaman berkelanjutan ini merupakan bentuk komitmen nyata dari PT Nissin Manufacturing Indonesia dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir utara Jawa, yang selama ini menghadapi tantangan abrasi dan banjir rob.

Selain berfokus pada ekologi, aksi tahun ini juga membawa semangat baru bagi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal. Hal ini dibuktikan melalui dukungan konkret terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

BACA JUGA :  Wawali Kota Bekasi Buka Kualifikasi Porprov XV Cabor Tenis

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dan penyelenggara turut memborong produk oleh-oleh khas hasil olahan buah mangrove yang diproduksi langsung oleh warga Kampung Beting. Langkah ini diharapkan mampu menjadi pemantik roda ekonomi yang mandiri bagi masyarakat pesisir Muara Gembong.

Kegiatan pelestarian ini selaras dengan kebijakan (policy) pemerintah dalam Rencana Aksi Nasional penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) serta upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim nasional. Hutan mangrove memiliki kapasitas luar biasa dalam menyerap dan menyimpan karbon (blue carbon) berkali-kali lipat lebih besar dibanding hutan daratan per satuan luas.

BACA JUGA :  Safari Jumat, Wakapolsek Tambun Selatan Ajak Warga Aktifkan Siskamling

Melalui penanaman konsisten ini, kontribusi nyata terhadap penyerapan emisi karbon global sekaligus penguatan daya tahan wilayah pesisir dapat tercapai secara efektif.
Secara garis besar, program rehabilitasi mangrove di Kampung Beting ini memberikan manfaat esensial di berbagai sektor, antara lain:

1. Penahan Alami Abrasi: Meredam energi gelombang laut dan melindungi garis pantai dari pengikisan daratan.

2 . Mitigasi Banjir Rob: Mengurangi dampak naiknya air pasang laut ke area pemukiman dan tambak warga.

3. Pemulihan Habitat Keanekaragaman Hayati: Mengembalikan fungsi ekosistem sebagai tempat berkembang biaknya ikan, udang, serta kepiting yang menjadi sumber penghidupan nelayan lokal.

BACA JUGA :  Batik Bekasi Motif Bambu dan Mpok Asih Tampil di Acara Munas APEKSI

4 . Pemberdayaan Ekonomi & UMKM: Membuka peluang pendapatan baru bagi masyarakat melalui pemanfaatan buah mangrove menjadi produk pangan olahan bernilai jual.

Pelaksanaan aksi selama tiga tahun berturut-turut ini membuktikan bahwa sinergi antara dunia usaha PT Nissin Manufacturing Indonesia, lembaga kemasyarakatan (ICMI ORDA Kabupaten Bekasi, IPHRD Kabupaten Bekasi), kelompok penggiat lingkungan (Kelompok Kebaya dan Yayasan Ahli Salam Semesta), serta partisipasi aktif warga setempat mampu menciptakan gerakan pemulihan lingkungan dan ekonomi yang berdaya tahan jangka panjang.

PT Nissin Manufacturing Indonesia berharap kegiatan ini tidak hanya memulihkan alam, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif serta kemandirian ekonomi warga demi masa depan pesisir Bekasi yang lebih hijau, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *