Plt Bupati Bekasi Dorong Sinergi dengan Insan Pers untuk Perkuat Komunikasi Publik

SIARANBEKASI.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja mengajak insan pers untuk mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam membangun komunikasi publik yang positif demi mendukung pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Asep saat menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan insan pers yang mengangkat tema “Bangun Sinergitas Wujudkan Komunikasi Publik yang Positif”. Acara tersebut berlangsung di Gedung Graha Pariwisata, Desa Sertajaya, Cikarang Timur, Kamis (12/03/2026).

Dalam sambutannya, Asep menekankan bahwa media memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas.

Menurutnya, kehadiran media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga berperan dalam membangun komunikasi publik yang sehat, objektif, dan konstruktif.

BACA JUGA :  Program Bekasi Cerdas, Pemerintah Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 2.070 Siswa

Ia menjelaskan, selama kurang lebih dua setengah bulan menjabat sebagai Plt Bupati Bekasi, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya pembenahan, baik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, maupun pembangunan daerah.

Salah satu langkah yang telah dilakukan yakni penataan Pasar Tumpah di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC) yang kini telah direlokasi ke Pasar Baru Cikarang. Asep menyebut proses tersebut berjalan dengan baik berkat dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, keberhasilan relokasi tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, para pedagang, masyarakat, serta dukungan media dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Ke depan, pemerintah daerah berencana melanjutkan penataan kawasan tersebut agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat. Bahkan, kawasan itu berpotensi dikembangkan menjadi pasar tumpah terbesar di Jawa Barat dengan luas sekitar 2,6 hektare.

BACA JUGA :  Bupati Bekasi Tinjau Lokasi Usulan Jembatan Tol di Setu

Selain penataan kawasan pasar, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga melakukan pembenahan dalam layanan perizinan melalui penguatan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Upaya ini bertujuan agar proses perizinan menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Asep menilai peningkatan kualitas pelayanan publik akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong masuknya investasi ke Kabupaten Bekasi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga tengah melakukan audit terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna memastikan pengelolaannya berjalan secara profesional, transparan, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bekasi juga berupaya mengoptimalkan pendapatan daerah, salah satunya melalui penguatan pengawasan pajak daerah serta pemanfaatan pajak air tanah dari perusahaan.

BACA JUGA :  Unit Reskrim Polsek Setu Tangkap Dua Pelaku Curanmor yang Beraksi di Parkiran Sekolah SMP

Langkah tersebut dinilai penting menyusul adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp649 miliar, sehingga pemerintah daerah perlu memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah.

Selain itu, pemerataan pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Asep menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers.

Ia pun berharap sinergi antara pemerintah daerah dan media dapat terus terjalin sehingga informasi mengenai pembangunan dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan konstruktif.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *