Teror Parkir Massal di Rumah Sengketa Bogor, Nama FF dan Akmal Disorot

SIARANBEKASI.com – Sengketa rumah di Kabupaten Bogor tak kunjung mereda. Pihak FF bersama suaminya, Akmal, diduga terus melakukan aksi yang membuat ahli waris merasa tertekan dan tidak nyaman di lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

Hampir setiap hari, sejumlah sepeda motor yang disebut milik karyawan rumah makan RM Bebek Haji Slamet terlihat diparkir memenuhi halaman dan akses sekitar rumah.

BACA JUGA :  Angka Stunting Dibawah 14 Persen, Kota Bekasi Raih Terbaik Ketiga Percepatan Penurunan Stunting

Parkir massal tersebut dinilai sengaja dilakukan untuk menguasai area dan membatasi ruang gerak penghuni.

Tak hanya itu, Akmal disebut kerap datang langsung ke lokasi, bahkan masuk ke area pekarangan tanpa izin.

Kehadirannya yang dikawal pria berpenampilan sangar semakin menambah kesan intimidatif.

Ahli waris menilai tindakan tersebut bukan sekadar parkir biasa, melainkan bentuk tekanan psikologis yang terus berulang.

BACA JUGA :  Pemkab Bekasi Prioritaskan Pemulihan dan Revitalisasi Pasca Kebakaran Pasar Bojong

Sengketa yang semestinya diselesaikan melalui jalur hukum perdata justru dibawa ke lapangan dengan cara-cara yang meresahkan.

Warga sekitar pun mempertanyakan ketegasan aparat, sebab jika dibiarkan, aksi semacam ini berpotensi memicu konflik terbuka di lingkungan permukiman.

Masyarakat berharap ada langkah tegas agar tidak ada pihak yang bertindak sewenang-wenang dan memanfaatkan massa untuk menekan hak orang lain.

BACA JUGA :  Tim Ahli Cagar Budaya (TACB): Di Kabupaten Bekasi Belum Ada Cagar Budaya

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *