172 Siswa Kabupaten Bekasi Berangkat Magang ke Jepang dan Jerman

SIARANBEKASI.com – Sebanyak 172 peserta program pemagangan internasional resmi dilepas untuk mengikuti program kerja ke Jepang dan Jerman. Pelepasan dilakukan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Ida Farida, di SMK Mitra Industri MM2100, Cikarang Barat, Kamis (30/04/2026).

Dalam keterangannya, Ida menyebut program pemagangan luar negeri ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda.

BACA JUGA :  Dorong UMKM, Pemerintah Gelar Pasar Rakyat UMI 2025 di Tambun Bekasi

Ia mengungkapkan, tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi saat ini masih berada di angka 8,78 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan yang harus diatasi bersama.

Ida menjelaskan, keberangkatan para peserta bukan hanya membanggakan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga pemerintah daerah. Pasalnya, program ini menuntut kesiapan tinggi, mulai dari penguasaan bahasa, adaptasi budaya, hingga perbedaan waktu di negara tujuan.

BACA JUGA :  Wakil Bupati Bekasi Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Peningkatan SDM Melalui Program Pelatihan

Ia pun mendorong para peserta untuk memaksimalkan kesempatan ini, tidak hanya sebagai ajang bekerja, tetapi juga untuk mengembangkan kemampuan diri dan memperluas pengalaman profesional, termasuk peluang melanjutkan pendidikan.

Selain itu, para peserta diingatkan untuk menjaga nama baik Indonesia dan daerah asal selama mengikuti program. Mereka diharapkan mampu menunjukkan daya saing lulusan SMK di tingkat global.

BACA JUGA :  Disbudpora dan TACB Kabupaten Bekasi Sosialisasi Tentang Cagar Budaya di Keramat Makam Mede

Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan seluruh peserta dapat kembali dengan membawa pengalaman serta kompetensi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah.

Program ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing internasional.

Ke depan, pemerintah daerah optimistis program serupa dapat membantu menekan angka pengangguran secara bertahap, baik di Kabupaten Bekasi maupun di tingkat Provinsi Jawa Barat.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *