Bazar Olahan Ikan di Bekasi Dongkrak UMKM dan Kampanyekan Gizi Sehat

SIARANBEKASI.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus menggalakkan upaya peningkatan gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Bazar Produk Olahan Perikanan. Kegiatan yang digagas Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi ini menjadi wadah promosi produk perikanan sekaligus sarana edukasi Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan).

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Yulia Legiana, mengatakan bazar tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setidaknya sekali setiap bulan. Pada momen tertentu, seperti bulan Ramadan, frekuensi pelaksanaannya bahkan dapat meningkat hingga tiga kali dalam sebulan.

Menurut Yulia, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperluas pasar bagi pelaku UMKM sektor perikanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan konsumsi protein ikan guna membantu menekan angka stunting.

Saat meninjau bazar di Pasar Majong, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (19/6/2026), Yulia menjelaskan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki potensi perikanan yang besar, terutama di wilayah pesisir seperti Muaragembong, Tarumajaya, Babelan, dan Cabangbungin. Potensi tersebut terus didorong agar menghasilkan produk olahan bernilai tambah, tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar.

BACA JUGA :  APBD Kabupaten Bekasi 2026 Rp7,7 Triliun, Infrastruktur Jadi Fokus Utama

Ia menilai salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah rendahnya minat anak-anak untuk mengonsumsi ikan secara langsung. Karena itu, berbagai inovasi produk olahan terus dikembangkan agar lebih menarik dan mudah diterima oleh anak-anak.

“Melalui Gerakan Gemar Makan Ikan dan program Siap Bugarkan, kami berharap kebutuhan protein anak-anak dapat terpenuhi sehingga mendukung pertumbuhan yang sehat,” ujarnya.

Kampanye konsumsi ikan juga tidak hanya difokuskan di kawasan pesisir. Dinas Perikanan memperluas sosialisasi ke wilayah yang lebih jauh dari pantai guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat produk perikanan.

BACA JUGA :  MBG Kabupaten Bekasi Perluas Sasaran hingga Anak di Luar Sekolah

Yulia menambahkan, sumber DHA yang baik untuk perkembangan otak tidak hanya berasal dari ikan salmon. Ikan kembung dan lele yang lebih terjangkau juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tumbuh kembang anak serta kesehatan masyarakat secara umum.

Saat ini, sekitar 20 UMKM binaan telah bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi dalam pengembangan produk olahan berbasis ikan. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha di sektor perikanan.

Selain mendampingi proses perizinan usaha, Dinas Perikanan juga rutin memberikan pelatihan kepada kelompok PKK dan warga desa mengenai pengolahan hasil perikanan, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.

Beragam produk hasil olahan yang telah dikembangkan antara lain pempek, otak-otak, nugget ikan, hingga roti abon. Beberapa produk bahkan sedang dalam proses perizinan agar dapat dipasarkan lebih luas.

BACA JUGA :  Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Tambun Selatan Giat OKJ dan Patroli Biru

Sementara itu, Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Bekasi, Ahmad Sodikin, menilai bazar menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk olahan ikan kepada masyarakat sekaligus membangun kebiasaan konsumsi ikan sejak usia dini.

Menurutnya, variasi produk seperti dimsum ikan, kebab ikan, nugget, pempek, dan otak-otak mampu meningkatkan minat masyarakat, terutama anak-anak, untuk mengonsumsi ikan.

Ia juga menyebutkan bahwa produk yang dipasarkan dalam bazar memiliki harga yang kompetitif dan telah melalui pembinaan sehingga kualitas serta kebersihannya lebih terjaga.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap konsumsi ikan masyarakat semakin meningkat, upaya pencegahan stunting berjalan lebih optimal, dan sektor UMKM perikanan mampu berkembang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *