Kota Bekasi Kekurangan Guru, Ini Langkah Strategis Pemkot Bekasi untuk Mengatasinya

SIARANBEKASI.com – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Kota Bekasi, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.

“Pendidikan adalah prioritas kami. Pemenuhan kebutuhan guru harus terus dikejar agar kualitas belajar mengajar tetap terjaga,” ujar Tri.

Saat ini, Pemkot Bekasi memperkuat kerja sama dengan berbagai universitas yang memiliki program studi kependidikan.

BACA JUGA :  Wisata Industri Bagi Kafilah MTQ ke-38 Jawa Barat

Melalui program magang mahasiswa, sekolah-sekolah mendapatkan dukungan tenaga pengajar sementara.

“Mahasiswa pendidikan dapat melakukan magang sambil berkontribusi membantu proses pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Selain memastikan ketersediaan tenaga pengajar, pemerintah daerah juga terus meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan guru, agar mereka dapat bekerja optimal tanpa beban berlebih.

Pemkot Bekasi juga tengah mengkaji kemungkinan penambahan guru paruh waktu pada tahun mendatang. Keputusan ini akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran demi efektivitas dan keberlanjutan program.

BACA JUGA :  Dari Hasil Evaluasi Publik, 72,9 Persen Responden Puas Kinerja 100 Hari Bupati-Wakil Bupati Bekasi

“Kita hitung dengan cermat. Jika memungkinkan, kita tambah guru tahun depan dengan skema yang tepat,” jelas Tri.

Ia turut menekankan pentingnya penataan internal, termasuk distribusi guru P3K serta penyempurnaan sistem tenaga paruh waktu, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dengan langkah-langkah terukur tersebut, Pemkot Bekasi optimistis upaya pemenuhan kebutuhan guru dapat terus berlangsung secara bertahap dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Cegah Kriminalitas, Polsek Sukatani Giat Operasi Kejahatan Jalanan Kewilayahan

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *